Universitas
PGRI MPU SINDOK (UPMS) Dalam Episode Kelima E-PODCLAS Pendidikan Ekonomi Soroti “Dampak Bullying dan
Kesehatan Mental Gen Milenial & Gen Z”. Fenomena bullying dan
pengaruhnya terhadap kesehatan mental generasi muda menjadi topik utama dalam
diskusi yang digelar oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi UPMS.
Acara ini menghadirkan Bapak Rengga Yuda Santoso M.pd Dosen Prodi Pendidikan
PPKN yang yang membahas penyebab utama, dampak, serta solusi dalam menangani
kasus bullying di era digital.
Menurut Bapak Rengga,
meningkatnya kasus bullying dan cyberbullying saat ini disebabkan oleh dua hal
utama, yaitu post-truth dan simulacra.
Post-truth adalah kondisi ketika
masyarakat sulit membedakan antara fakta dan hoax karena banyaknya informasi di
media digital. Sementara itu, simulacra menggambarkan kehidupan palsu di media
sosial yang sering membuat orang lain merasa iri, minder, bahkan memicu
tindakan perundungan.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan
bahwa bullying tidak hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga meninggalkan
luka psikologis yang mendalam. “Sekitar 75 persen kasus bunuh diri terjadi pada
individu yang pernah menjadi korban bullying,” ujar Bapak Rengga, menegaskan
betapa seriusnya ancaman ini bagi kesehatan mental Generasi Z.
Dalam diskusi tersebut, turut
dibahas peran institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendukung
pemulihan korban. Sekolah diharapkan menjaga kerahasiaan identitas korban,
serta bekerja sama dengan Women Crisis Center (WCC) dan Dinas Sosial Nganjuk
untuk memberikan pendampingan trauma. Selain
itu, korban yang terdampak secara ekonomi juga dapat dibantu melalui Balai
Latihan Kerja (BLK) Nganjuk agar memiliki keterampilan dan dapat mandiri
kembali. Untuk mencegah kasus serupa, Bapak Rengga menegaskan pentingnya pola
asuh yang baik di lingkungan keluarga. Menurutnya, keluarga memiliki peran
besar dalam membentuk karakter anak. Orang tua diharapkan dapat menjadi teladan
(Ing Ngarso Sung Tulodo) dan pemberi dorongan semangat (Tut Wuri Handayani)
sesuai ajaran Ki Hajar Dewantoro.
Di akhir acara, Bapak Rengga
berpesan agar Generasi Milenial dan Gen Z tidak mudah terpengaruh oleh media
sosial serta menolak label “Generasi Stroberi”. Ia mendorong generasi muda
untuk terus belajar sepanjang hayat dan memperkuat mental dalam menghadapi
tantangan zaman.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Studi Pendidikan Ekonomi UPMS, dapat mengunjungi kanal YouTube P EKONOMI UPMS atau Media Sosial Instagram p.ekonomi_upms.
